Siapa yang tidak mengenal barang satu ini? Wanita banyak menggunakannya dalam riasan makeup agar wajah mereka terlihat lebih segar dan menarik.
Lipstik yang telah mengalami perkembangan sejak dahulu, ternyata juga memiliki sejumlah fakta menarik. Ini dia delapan fakta dari lipstik melansir Huffington Post.
1. Simbol status
Baik pria dan wanita di zaman Mesir Kuno maupun zaman Romawi, menggunakan lipstik sebagai simbol status mereka. Setiap harinya, mereka mengoleskan lipstik dengan menggunakan batang kayu basah dan ditambahkan warna seperti magenta, biru kehitaman, oranye dan merah.
2. Untuk prostitusi
Pada zaman Yunani Kuno, tren lipstik digunakan hanya pada kalangan kelas atas. Sayangnya, semenjak tren tersebut sudah mulai pudar, penggunaan lipstik sempat beralih pada prostitusi. Bahkan, di sana juga mengatur prostitusi untuk menggunakan lipstik dengan tujuan untuk menggoda para pria.
3. Bahan dasar pembuatan lipstik
Kamu harus beruntung, karena lipstik sekarang ini sudah memiliki bahan dan formula lebih alami yang baik untuk kesehatan bibirmu. Di awal-awal perkembangan lipstik, penggunaan yang berulang-ulang bisa membuatmu keracunan.
Pasalnya, bahan-bahan untuk pembuatan lipstik pada saat itu menggunakan bahan seperti pewarna white lead, tanaman fucus, dan vermilion. Selain itu, bahan yang membuatmu jijik ialah adanya kandungan bahan-bahan yang terbuat dari lemak hewan, sum-sum tulang lembu, dan sampai dengan keringat domba.
4. Menggunakan lipstik bisa mendapat hukuman
Di wilayah Kansas pada tahun 1915, terdapat kasus 44 wanita melanggar aturan karena mengenakan lipstik. Daerah tersebut menetapkan aturan bahwa lipstik dapat menimbulkan kesan palsu. Sehingga, pemakaiannya sempat dilarang oleh pemerintah setempat.
5. Bisa dikeluarkan dari tempat syuting
Percaya atau tidak, aktris Elizabeth Taylor benar-benar menyukai lipstik merah. Karena rasa cintanya terhadap lipstik merah, Taylor meminta kepada kru film bahwa hanya boleh ia seorang yang mengenakannya.
6. Lipstik dapat meningkatkan moral
Saat Perang Dunia ke-II, jatah produksi kosmetik semakin dikurangi oleh Pedana Mentri Inggris, Winston Cruchill. Namun, dirinya hanya memutuskan untuk melanjutkan produksi lipstik karena Cruchill melihat, lipstik mempunyai efek positif terhadap moral.








Komentar
Posting Komentar